Jumat, 17 November 2017

kopi gayo hasil alam nusantara

syarat menanam kopi di gayo agar tetap kekal

siti kewe
kunikahen ko orom kuyu
wih kin walimu
tanoh ken saksimu
lo ken saksi kalam mu

(siti kawa
kunikahkan dikau dengan angin
air sebagai walimu
tanah sebagai saksimu
matahari saksi kalam mu)

kopi gayo.
kopi dan kehidupan masyarakat gayo tidak dapat dipisahkan dua hal yang sama sekali tidak dapat terlupakan. suku gayo atau orang gayo menggantungkan hidupnya dari buah berkulit merah berdaun rimbun, dan memiliki banyak cabang menyerupai susunan lidi yang besar dan berwarna coklat. suku gayo menggatungkan hidupnya pada sebuah tanaman yang membuat gayo terkenal dimata dunia ,, kopi gayo, setiap masyarakat yang pada umumnya berdomisili di gayo pasti memiliki kebun kopi, terkecuali masyarakat pendatang, seperti suku-suku lainnya, tetapi pada umumnya masyarakat yang bertempat tinggal di gayo pasti memiliki kebun kopi meski hanya beberapa petak (rante) petakan itu berukuran -+ 25 dikali 25, dan kebudayaan yang ada di gayo, apapun profesi atau pekerjaan masyarakat disana, mereka tetap memiliki kebun kopi, kepemilikan kebun kopi di gayo sepenuhnya adalah milik rakyat yang berada atau yang berdomisili di gayo.
tanah gayo meliputi beberapa kabupaten, yaitu, takengon (aceh tengah), Bener Meriah, Gayo lues, dan Kuta Cane (aceh tenggara), meski penghasil kopi yang dominan berasal dari takengon, bener meriah dan gayo lues, tetapi tanah gayo tetap terbagi empat kabupaten, kabupaten ini merupakan penghasil potensi utama dunia untuk jenis kopi arabika, -+ 81 hektar dengan potensi kesejukan yang ideal. gayo terkenal dimata dunia salah satu nya adalah karena kopi, dan selain itu gayo juga terkenal dimata dunia karena suku adat, budaya yang masih sangat dominan serta keramah tamahan masyarakat nya yang mampu menarik minat wisatawan lokal maupun wisatawan asing, tidak hanya itu kesejukan dan keindahan alamnya yang masih asri tidak dapat terpungkiri, tanah gayo mampu membuat dan menarik para wisatawan untuk melihat keindahan alamnya, seolah tuhan telah mentakdirkan kesejukan tanah gayo itu dapat dihangatkan hanya dengan secangkir kopi panas yang dapat menghangatkan, apalagi yang kita nikmati adalah memang hasil alam yang dimiliki oleh tanah gayo, berbanggalah dan jangan lupa bersyukur, masyarakat gayo dapat menempuh pendidikan karena sebutir buah yang menyerupai anggur. dialah yanyg membesarkan nama gayo dimata dunia, dia pula yang menunjukan bahwa kita harus bangkit dari keterpurukan. sekarang banyak yang mengembang kan kopi gayo contohnya mahasiswa muda yang menempuh pendidikan diluar kota bahkan diluar negri yang mencoba mengenalkan hasil alamnya dengan membuat lapak kecil dan sejenisnya, mengenalkan arabika, robusta dan jenis lainnya dengan cara perostingan agar semua penikmat kopi tidak memiliki keluhan atau batasan siapapun dia, untuk menikmatinya, telah banyak penyajian yang telah ditawarkan dengan rasa yang berbeda , disajikan dan di gabungkan dengan internasional coklat tetapi kopi masih tetap mempertahan kan rasanya.
pameran kopi juga mendapat kan apreasi tinggi dimata dunia masyarakat gayo mengharapkan dengan adanya pameran-pameran ini dapat mengangkat dan lebih mengenalkan lagi apa itu kopi gayo, bibit yang seperti apa yang mampu menciftakan suatu kenikmatan rasa yang berbeda di hati para penikmatnya. pameran kopi pada saat ini merupakan even terbesar , karena pameran ini diadakan kurang lebih sepekan.
banyak para pengusaha kopi yang mengikuti ajang pameran ini seperti
lakun coffe
redelong coffe
rebbe coffe
r-one coffe
mutiara coffe
dan lain sebagainya, sebenarnya dengan pameran ini selain mengenalkan rasa aroma dan kenikmatannya, mampu juga sebagai penyemangat masyarakat gayo untuk terus membibitkan hasil alam yang telah dikenal dimata dunia.

Kamis, 09 November 2017

guel punya cerita senja



Senja Menyapa

Ketika pagi menyapa embun,,
Dan ketika siang menyapa matahari
Sama dengan ketika senja menghampiri bulan
Ketika langit mulai menghitam
             Dan Ketika awan mulai berbicara pada angin
            Senja seolah menyapa lautan yang tenang
            Seolah ia mengabarkan
            Bahwa malam akan datang
Seruan  bunyi seolah menusuk naluri hati
Angin yang mulai berhembus
Seakan menyambut datangnya malam
Dengan meniup kan dedaunan yang siap untuk jatuh
             Senja tersenyum pada malam
            Seolah ia meminta langit untuk menghadirkan bintang
            Menaburkan kilauan indah
            Seolah memberikan banyak mimpi  dan harapan
Selamat datang senja
Lewati malam dengan hiasan langit
Semoga harapan dunia akan tercapai

Cipt : Fatia Rizkini

guel, gayo suku ku



Gayo Suku ku
Gayo, adalah suku ku
Aku terlahir di suku yang unik
Yang memiliki adat istiadat yang kuat
Bangga, bersyukur adalah kata yang diajarkan kepadaku
          Aku telahir sebagai perempuan gayo
          Aku di nobatkan sebagai suku gayo
          Aku dibesarkan oleh orang gayo
           Dan Aku ditempat kan di gayo
Gayo suku hebat yang memperjuangkan adatnya
Mempertahankan adatnya
Membesarkan namanya di hadapan dunia
Gayo, penghasil kopi terbaik
           pakaian adat yang bercorak
Mengandung arti dan amanat
Gayo kebanggaan ku
Gayo tempat aku lahir dan tempat aku mati
Berjuang untuk generasiku
Meski sementara aku pergi meninggalkan tanah asalku
Tapi aku berjanji akan pulang untuk gayoku
Membanggakan gayo ku.
Gayo tetap suku ku

cipt ; Fatia Rizkini








Cipt : Fatia rizkini

Selasa, 07 November 2017

guel karya gayo

 Seseren ku

Kutajok renggali denem si ku tuju
Ken atu putih denem rinuku
Tajukk bunge selangke tenironku
Ooo kuyu..  Rum ate putih sekiles kujangin
  Rum waeh simanut kutunung dene
  Ulen ken penerang I was kelem bute
  Matan lo ken cahaya bahgie
  Ku engon bintang ken tene mata
Indah ni langit kelem I ranto ni jema
Lebih indah langit asal ku
Sejuk ni kuyu si berdeso
Ku titip rinu denem ken kao
  So guel ku kekale natengku
  Opoh ulen ken ules ni tubuh ku
  Opoh kerawang ken bajung ku
  Kepies ken pemampat ku
Gayo suku ku
Tanoh gayo asalku
Beru gayo geral ku..

Cipt : Fatia Rizkini


Minggu, 05 November 2017

guel tulisan penuh makna

Tuhan aku terlahir di negara yg memiliki banyak suku, memiliki banyak ras bahasa berbeda,  adat istiadat yg terjaga hingga detik ini,  awalnya kami rukun bagai padi yg tersusun rapi berbaris bagai awan putih pergi  secara perlahan,  aku menemukan banyak perbedaan yg menjadikan bangsa ku kaya Akan suku bangsa, memiliki berbagai adat dari sabang hingga mareuke tapi ketika beberapa waktu lalu seolah istilah Kata "setetes tinta hitam rusak susu sebelanga" menjadi panutan,  hanya karena perbedaan sedikit membuat kami seolah diasingkan,  apakah pantas hanya karena bahasa kami harus merasakan kesakitan yg mendalam,  terus mengapa negri ini mengatakan meski berbeda-beda tetap satu.  Tapi Sekarang mengapa kami harus merasakan perpecahan hanya karena bahasa,  bukan kah sebenarnya perbedaan itu yg membuat bangsa ini istimewa,  mereka pemimpin yg di utus untuk mewakili daerah tujuannya adalah untuk menyatukan perbedaan itu agar tetap satu, tuhan kami dibesarkan dengan banyak perbedaan bahkan setiap bukti keistimewaan itu kami dapat kan ketika kami menemukan perbedaan Dan kami mampu untuk menyatukan nya menjadi suatu yg sempurna.  Kami lahir di satu tempat yg sama tapi mengapa hanya karena bahasa seolah kami terasingkan dari mereka yg lebih umum menggunakan nya,  tidaklah dengan cara seperti ini kita saling memecah belahkan persahabatan ,dahulu para pahlawan telah berjuang bersama untuk melawan penjajah tetesan, bahkan cucuran darah mereka seolah belum lah kering meninggalkan kita,  Sekarang kita hanya mampu berdo'a bahwa keadilan memang ada di negri ini yg bisa memberikan Dan menegaskan bahwa "meski berbeda tetap satu " itu berjalan dengan baik Dan benar.

Jumat, 03 November 2017

fiksi

Tuhan mengapa hidup harus memiliki yg namnya kenangan...  Knp lahir harus menemukan apa itu kata mati..  Tuhan perjalanan setiap mimpi yg diharapakan mengapa nihil menjadi nyata..  Terbaik mungkin kata yg sering diucapkan seseorang ketika kebahagiaan menghampirinya...  Tetapi mengapa mereka menyalahkan takdir ketika kesusahan menghampirinya..  Tuhan bukankah engkau telah membuat perjanjian dengan mereka di setiap lembaran takdir yg akan mereka jalani bila mereka ada di dunia mu. Tuhan berusaha dan berdoa adalah jalan agar engkau dekat dengan apa yg kami harapkan..  Tetapi apakah jalan ini akan terus begini..  Sampai kpn tuhan..  Dan haris dengan cara apa semua ini akan berubah..  Melihat sepasang mata yg tak lagi mampu membendung kesakitan..  Menahan hati yg luka yg tidak mampu lgi untuk menahan kepedihan.  Hingga kedua kaki ini tidak lagi mampu untuk melangkah..  Mereka bilang bahagia itu sederhana..  Tapi apa nyatanya bahagia butuh perjuangan besar tuhan..  Hidup tampa pegangan dan hanya berharap pada matahari yg selalu bersinar,  seolah tidak menyadari bahwa akan ada awan hitam yg menghampiri..  Jiwa terasa kaku tidak lgi mampu menahan semua ini.. Tuhan alangkah baiknya engkau yg telah membuat takdir kami berbeda hingga perbedaan itu dapat kami satukan menjadi suatu yg istimewa..  Life

Rabu, 01 November 2017

guel puisi ibu



Ibu
Betapa kuatnya wanita itu,,
Dengan tubuh yang tak lagi berdiri tegap,,
Dengan wajah yang penuh kerutan,,
Dengan kaki yang tak lagi beralas,,
                Dengan rambut yang tak lagi hitam,,
                Ia masih sanggup menyusuri lekukan dunia,,
                Batapa kejamnya dunia,,
Membiarkan nya berjalan sepanjang masa,,
                Ibu andai ragamu dapat aku peluk,,
Tak kan kubiarkan engkau ber jalan seorang diri,,
Tak kan pernah aku biarkan syurgaku terluka,,
Ibu.. tangan mu yang tak lagi kuat menggenggam,,
                Dengan tubuh mu yang renta ,,
                Betapa kejamnya anakmu membiarkan mu berjalan seorang diri,,
                Diterik matahari dan di dinginnya hujan,,
                Aku tahu batin mu menangis ibu,,
Aku tahu raga mu tak lagi sanggup berjalan,,
Aku mengerti apa yang engkau rasakan,,
Ibu... maafkan aku yang tak bertanggung jawab,,
Dengan tubuh rentamu,,
                Jika ku tangisi engkau tak kan bisa kembali lagi,,
                Syurga terindah tempatmu ibu,,
                Maafkan aku  yang tak bisa menjagamu,,
                Syurga ku..


cipt : Fatia Rizkini

puisi terindah 2



Cinta
cinta tidak memiliki nafas,,
cinta juga tidak memiliki fisik,,
Tapi ia menjadi suatu hal yang sangat penting,,
Ia berkaitan erat dengan kehidupan manusia,,

                Ia cinta,, aku bertemu dengan kata ini,,
Ketika aku pertama kali membuka mataku,,
                Untuk melihat dunia,,
                Aku mendapat kan nya dari dua sosok orang

 yang berada di hadapan ku saat itu..
ia... ayah dan ibuku,,
mereka memberikan cinta kepadaku,,
mengenalkan cinta kepadaku,,

                hingga aku terlupa akan kata penderitaan,,
                disaat itu aku merasakan cinta yang sesungguhnya,,
                hingga aku tumbuh dan mengenal apa itu cinta dengan pribadiku,,
                namun tak luput, cinta sangat berperan di dalam hidupku,,

aku mendapat kan cinta dari tuhan dengan caranya
menitipkan aku pada orang tua yang mencintaiku dengan sangat,,
cinta berperan penting di hidupku,,
aku bertemu teman-teman  yang mencintaiku ,,

                menyayangiku menemaniku dikala suka dan duka,,
                itu semua karena cinta mereka terhadap ku,,
                jikalau cinta memiliki fisik dan bernafas tak kan pernah
                kubiarkan penderitaan menghampirinya,,
 cipt : Fatia Rizkini

puisi terindah



Aku dibesarkan oleh kopi gayo
Daun mu yang hijau ,,
Disinggahi embun  pagi,,
Begitu tentram engkau berteman
Dengan angin yang berhembus,,

Ketika aku membuka mataku,,
Engkau berada di hadapan ku,,
Dengan keindahan bunga mu yang putih nan cantik,,
Engkau bagai penyelamat kami,,

Tanpa mu kami tidaklah bisa menempuh pendidikan,,
Kami tidak akan mampu,,
Buah mu yang berwarna  merah menyerupai anggur,,
Yang mendatangkan kedamaian untuk kami,,

Kopi gayo ,,,
Engkau menjadi kebanggaan kami rakyat gayo,,
Engkau penyelamat putra putri gayo ,,
Hingga kami dapat menempuh pendidikan hingga master karena mu,,

Terima kasih ,,
 karena mu lah tanah kelahiran ku terkenal dimata dunia,,
cita rasa yang tak pernah terbayangkan sebelumnya,,
aku bangga ,, dan aku bersyukur,,

aku bisa melihat dan menikmati indahnya,,
hidup dengan hasil alam yang dikenal dunia ,,
terima kasih ayah, ibu ,,
engkau pertemukan aku dengan berlian merah asal gayoku

cipt : Fatia Rizkini 

Lentera rasa Entah apa nan kurasa kala itu Rasa mencintai tak lagi indah bagiku Rasa ingin memiliki juga hilang, perlahan meni...