Jumat, 19 April 2019



Lentera rasa

Entah apa nan kurasa kala itu
Rasa mencintai tak lagi indah bagiku
Rasa ingin memiliki juga hilang, perlahan meninggalkan ku
Berpikir dengan lamunan itu seolah menjadi hobby ku
                Ada rasa ingin menyayangi dan disayangi
                Tapi aku takut luka itu terlahir kembali
                Ada satu kenyamanan yang kurasa
                Disetiap lamunan yang aku jalankan
Ingin kembali mencoba
Dengan orang yang berbeda
Dengan rasa yang tak lagi sama
Namun bayangan luka selalu hadir disetiap cerita
                Kebimbangan itu lah kusebut namanya
                Sisi kenyamanan menghadirkan hati
                Untuk ingin memiliki
                Namun rasa ingin memiliki
Menghadirkan luka itu kembali
Seperti apa aku ini
Bagaimana hati ini harus menjalani
Hati jauhkan lah luka dan bimbang ini
Hadirkan  cinta nan tulus dan kujaga hingga mati.
               



Kamis, 13 Desember 2018

puisiku..



Harapan
Mengetuk dunia saat malam
Hati ini pernah memiliki harapan
Melepas sunyi mengubur sepi
Mengganti dengan sebuah kebahagiaan
          Saat pagi menjelang,
 aku menunggu datangnya sebuah harapan
dari seseorang yang aku sayang
tak mudah menanti harapan
bahkan nyanyian angin mengingatkan
kuharus nantikan impian
dan saat senja datang,sinarpun pamit pulang
seperti kedatangan seorang insan
          namun semudah itu pula ia hilang
          tinggalkan luka yang mendalam
          ingin rasa kutenggelamkan harapan
          dengan mimpi yang tak sesuai  kemauan.

Rabu, 12 Desember 2018

berharap pada angin yang tak pernah perduli dan menyampaikan salam ku..

berjalan saja sulit bagiku, berharap dan terus berharap, menyimpan semua memori luka meski ku tau itu telah lalu, seperti apa aku ini, aku terjaga dari tidurku, mengingat kenangan yang sama dengan harapan yang berbeda dan insan yanyg berbeda pula, tapi mengapa setiap harapan yang aku harapkan selalu memberi dan melekatkan luka untuk ku, meski kehadiran sesaatnya membuat ku bahagia, tapi jiwa ini masih saja tak lupa dengan kenangan itu, ia kenangan dan masa lalu sebagai ingatan dan pelajaran agar kedepan lebih baik lagi, bahkan aku berharap lebih indah dari segala rasa yang kumiliki pada kenangan saat itu, tapi apa ? semua kukatakan sama saja, aku berucap begitu, mengapa banyak yang marah padaku, salah kah ucap ku ?
               malam hadirkan bintang begitu indah dilangit dengan harapan agar aku mampu tersenyum jika kumelihatnya, tapi bintang tak tahu apa yang aku pikirkan, meski bintar bertabur bak hiasan nan indah, tapi dimata ku hanya terlihat gumpalan awan hitam yang tak ku tahu kapan saja akan menemaniku menangis, menjatuhkan air matanya seolah ia mengerti apa yang sedang aku rasakan.
              roda memang berputar tapi roda itu mengingatkan ku tentang kenangan yang pernah membuat ku tersakiti, aku tak bisa menyalahkan takdirku, bahkan takdir sama sekali tak bersalah terhadap ku, karena takdir itu jauh telah kusetujui meski dibawah alam sadarku, tuhan letak kan ku di dunianya agar aku tau bagaimana rasa sakit dan bahagia yang akan menghampiriku, tuhan aku tak mampu berucap bahkan aku tak sanggup menyalahkan siapapu, aku hanya tau inilah jalan ku yang telah engkau tentukan, meski dibalik semua ini aku tau engkau telah hadir kan jalan yang terindah untuk ku, untuk mengembalikan senyum ku meski aku tak tau kapan jalan itu akan aku temukan,
tuhan andai bahagia memiliki fisik tak kan kubiarkan luka menyakiti dan mengusirnya dari ku. tapi aku tak tau bahagia seperti apa yang akan aku dapat kan untuk menghapus luka dalam kenangan itu, sulit rasanya ku percaya.
              jika bahagia ada, mengapa ia harus meninggalkan sebuah rasa sakit yang berbekas, bukan kah bahagia letak dari segalanya, mengapa ia meninggalkan ku dengan rasa sakit, apa bahagia lupa jika ia pernah hadir di hidupku, atau kah aku yang terlalu berharap terhadapnya, aku juga tak mengerti.

Jumat, 02 Maret 2018

cerpen kesetiaan senjan pada angin

ketika sore itu angin dan senja bertemu , mengapa harus hadir malam dalam pertemuan itu , ketika senja mulai menatap dan merasakan embusan angin yang mencoba membuatnya lupa akan hal yang pernah membuatnya sakit tapi mengapa senja seolah tau bahwa malam akan hadir ditengah gelapnya awan , bintang pun seolah mengambil hak nya atau perannya kala itu , sebenarnya aku tau bahwa bulan menginginkan hadirnya pelangi, tapi sayang kala itu pelangi ditutupi awan nan hitam dan pekat angin seolah mengatakan pada senja bahwa ia tak akan diperdulikan lagi , tapi mengapa angin harus menghembuskan semua itu pada senja sedangkan senja sedang menanti hadirnya bintang, perjanjian yang rasanya tak pernah disepakati kala itu , tiba matahari pagi itu , ia mengatakan bagaimana hal ini terjadi apakah kalian tak lagi mementingkan ku hingga kalian lupa akan hadirku , bulan hilang kala itu iya tertidur setelah menjaga segala hal dunia sepanjang malam , angin kembali memikirkan untuk membuat perdebatan angin kembali menghebuskan isu yang sebenarnya tak pernah ada hadirlah awan kala itu , mungki langit bersedih dan ia menangis tapi setelah kehadian senja langit kembali tersenyum dan mencoba untuk menghadirkan pelangi , angin merasa bahwa dia tak lagi penting disana tapi semua mencoba untuk menahan agar taj pergi , agar apapun yang akan terjadi ia dapat memberi kabar dengun hembusan hingga pada akhirnya pelangi mampu membuat semua kembali tersenyum dengan penuh warna.

Jumat, 17 November 2017

kopi gayo hasil alam nusantara

syarat menanam kopi di gayo agar tetap kekal

siti kewe
kunikahen ko orom kuyu
wih kin walimu
tanoh ken saksimu
lo ken saksi kalam mu

(siti kawa
kunikahkan dikau dengan angin
air sebagai walimu
tanah sebagai saksimu
matahari saksi kalam mu)

kopi gayo.
kopi dan kehidupan masyarakat gayo tidak dapat dipisahkan dua hal yang sama sekali tidak dapat terlupakan. suku gayo atau orang gayo menggantungkan hidupnya dari buah berkulit merah berdaun rimbun, dan memiliki banyak cabang menyerupai susunan lidi yang besar dan berwarna coklat. suku gayo menggatungkan hidupnya pada sebuah tanaman yang membuat gayo terkenal dimata dunia ,, kopi gayo, setiap masyarakat yang pada umumnya berdomisili di gayo pasti memiliki kebun kopi, terkecuali masyarakat pendatang, seperti suku-suku lainnya, tetapi pada umumnya masyarakat yang bertempat tinggal di gayo pasti memiliki kebun kopi meski hanya beberapa petak (rante) petakan itu berukuran -+ 25 dikali 25, dan kebudayaan yang ada di gayo, apapun profesi atau pekerjaan masyarakat disana, mereka tetap memiliki kebun kopi, kepemilikan kebun kopi di gayo sepenuhnya adalah milik rakyat yang berada atau yang berdomisili di gayo.
tanah gayo meliputi beberapa kabupaten, yaitu, takengon (aceh tengah), Bener Meriah, Gayo lues, dan Kuta Cane (aceh tenggara), meski penghasil kopi yang dominan berasal dari takengon, bener meriah dan gayo lues, tetapi tanah gayo tetap terbagi empat kabupaten, kabupaten ini merupakan penghasil potensi utama dunia untuk jenis kopi arabika, -+ 81 hektar dengan potensi kesejukan yang ideal. gayo terkenal dimata dunia salah satu nya adalah karena kopi, dan selain itu gayo juga terkenal dimata dunia karena suku adat, budaya yang masih sangat dominan serta keramah tamahan masyarakat nya yang mampu menarik minat wisatawan lokal maupun wisatawan asing, tidak hanya itu kesejukan dan keindahan alamnya yang masih asri tidak dapat terpungkiri, tanah gayo mampu membuat dan menarik para wisatawan untuk melihat keindahan alamnya, seolah tuhan telah mentakdirkan kesejukan tanah gayo itu dapat dihangatkan hanya dengan secangkir kopi panas yang dapat menghangatkan, apalagi yang kita nikmati adalah memang hasil alam yang dimiliki oleh tanah gayo, berbanggalah dan jangan lupa bersyukur, masyarakat gayo dapat menempuh pendidikan karena sebutir buah yang menyerupai anggur. dialah yanyg membesarkan nama gayo dimata dunia, dia pula yang menunjukan bahwa kita harus bangkit dari keterpurukan. sekarang banyak yang mengembang kan kopi gayo contohnya mahasiswa muda yang menempuh pendidikan diluar kota bahkan diluar negri yang mencoba mengenalkan hasil alamnya dengan membuat lapak kecil dan sejenisnya, mengenalkan arabika, robusta dan jenis lainnya dengan cara perostingan agar semua penikmat kopi tidak memiliki keluhan atau batasan siapapun dia, untuk menikmatinya, telah banyak penyajian yang telah ditawarkan dengan rasa yang berbeda , disajikan dan di gabungkan dengan internasional coklat tetapi kopi masih tetap mempertahan kan rasanya.
pameran kopi juga mendapat kan apreasi tinggi dimata dunia masyarakat gayo mengharapkan dengan adanya pameran-pameran ini dapat mengangkat dan lebih mengenalkan lagi apa itu kopi gayo, bibit yang seperti apa yang mampu menciftakan suatu kenikmatan rasa yang berbeda di hati para penikmatnya. pameran kopi pada saat ini merupakan even terbesar , karena pameran ini diadakan kurang lebih sepekan.
banyak para pengusaha kopi yang mengikuti ajang pameran ini seperti
lakun coffe
redelong coffe
rebbe coffe
r-one coffe
mutiara coffe
dan lain sebagainya, sebenarnya dengan pameran ini selain mengenalkan rasa aroma dan kenikmatannya, mampu juga sebagai penyemangat masyarakat gayo untuk terus membibitkan hasil alam yang telah dikenal dimata dunia.

Kamis, 09 November 2017

guel punya cerita senja



Senja Menyapa

Ketika pagi menyapa embun,,
Dan ketika siang menyapa matahari
Sama dengan ketika senja menghampiri bulan
Ketika langit mulai menghitam
             Dan Ketika awan mulai berbicara pada angin
            Senja seolah menyapa lautan yang tenang
            Seolah ia mengabarkan
            Bahwa malam akan datang
Seruan  bunyi seolah menusuk naluri hati
Angin yang mulai berhembus
Seakan menyambut datangnya malam
Dengan meniup kan dedaunan yang siap untuk jatuh
             Senja tersenyum pada malam
            Seolah ia meminta langit untuk menghadirkan bintang
            Menaburkan kilauan indah
            Seolah memberikan banyak mimpi  dan harapan
Selamat datang senja
Lewati malam dengan hiasan langit
Semoga harapan dunia akan tercapai

Cipt : Fatia Rizkini

guel, gayo suku ku



Gayo Suku ku
Gayo, adalah suku ku
Aku terlahir di suku yang unik
Yang memiliki adat istiadat yang kuat
Bangga, bersyukur adalah kata yang diajarkan kepadaku
          Aku telahir sebagai perempuan gayo
          Aku di nobatkan sebagai suku gayo
          Aku dibesarkan oleh orang gayo
           Dan Aku ditempat kan di gayo
Gayo suku hebat yang memperjuangkan adatnya
Mempertahankan adatnya
Membesarkan namanya di hadapan dunia
Gayo, penghasil kopi terbaik
           pakaian adat yang bercorak
Mengandung arti dan amanat
Gayo kebanggaan ku
Gayo tempat aku lahir dan tempat aku mati
Berjuang untuk generasiku
Meski sementara aku pergi meninggalkan tanah asalku
Tapi aku berjanji akan pulang untuk gayoku
Membanggakan gayo ku.
Gayo tetap suku ku

cipt ; Fatia Rizkini








Cipt : Fatia rizkini

Lentera rasa Entah apa nan kurasa kala itu Rasa mencintai tak lagi indah bagiku Rasa ingin memiliki juga hilang, perlahan meni...